Senin, 21 April 2014

PRE ORDER BUKU MAINAN EDUKASI DARI FLANEL

Posted by Nupinupi at 08.19
Reactions: 
0 comments Links to this post
Buku ke-2 Fitri Gaity sudah terbit. Buku ketrampilan ini bertema mainan edukasi. Bagi yang berminat, kami membuka PO (Pre Order) buku MAINAN EDUKASI DARI FLANEL. Tebal 88 hal, harga Rp.49.000. Penerbit Tiara Aksa. Bisakah untuk pemula? Bisa banget... Ada step by step-nya, dan pola ukuran asli, tinggal jiplak :) 

PO ditutup tanggal 27 April 2014. Jadi, bukunya belum ready ya, setelah tanggal 27 baru kami pesankan ke penerbit sesuai jumlah PO. Proses cetak buku kurang lebih 1 minggu. Insyaallah buku tersebut bisa kami kirim kepada pelanggan yang sudah PO, pada bulan Mei 2014 minggu kedua. 

PO buku bisa sekalian belanja bahan atau paket belajar. Tapi pengiriman paket dilakukan setelah buku tersebut ready. Pelanggan yang sudah PO buku, pelunasan kami tunggu sampai tanggal 28 April 2014. Lewat dari tanggal tersebut, PO anda kami anggap batal, dan jatah buku langsung kami berikan kepada pelanggan lain. 

Cara ikut PO buku MAINAN EDUKASI DARI FLANEL, inbox, email (nupi.felt@gmail.com) atau sms ke 082 322 800 111, beri judul PO Buku, lalu sebutkan nama, alamat lengkap, dan no.HP. Jika ada tambahan belanja, silakan dibuat daftarnya. Jangan lupa, buku PO juga dimasukkan dalam daftar belanja tersebut.
Contoh :
PO Buku Fitri Gaity

Nama : Nupinupi
Alamat : Jl. Tengah No.1 RT 1 RW 1 Kec. Selalusatu. Kab. Satulagi. Jateng 56789.
No.HP 082 322 800 111.

Daftar belanja :
Buku Mainan edukasi
Flanel no.2,3,4 @ 1 meter
Gantungan kunci ring 2 lusin
dst...




Kalau hanya ingin membeli bukunya saja, cukup tuliskan nama, alamat lengkap, dan no.hp saja...TANPA daftar belanja.


Karena inbox membludak, mohon bersabar untuk menunggu balasan admin kami. Insyaallah semua kebagian bukunya... Terimakasih :)



Salam,

Minggu, 16 Februari 2014

KREASI BARANG BEKAS 9 : SARANG LAKBAN 3

Posted by Nupinupi at 10.06
Reactions: 
5 comments Links to this post
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Apa kabar teman-teman? Berdebu? Iya, kantor Nupinupi kena dampak abu vulkanik. Tapi alhamdulillah...cuma 2 cm tebalnya, tidak setebal debu kota Kediri yang letaknya di kaki Gunung Kelud, ehee... Area Solo memang lumayan "gelap" saat ini, sekolah-sekolah diliburkan 2 hari, jumat-sabtu. Dan jumat kemarin, kru Nupinupi juga libur. Jadi, hari jumat tidak ada pengiriman paket. Saya mohon maaf kepada pelanggan yang sudah transfer...harus menunggu hari senin, paket baru bisa kami proses :) 

Memang tidak separah Kota Kediri, tapi baru seperti ini saja sudah "Masyaallah"... Debu vulkanik itu kan runcing ya, ditenggorokan rasa sesaknya beda dengan debu jalanan biasa. Mata juga perih. Dan, karena tajam...membersihkan barang-barang juga harus hati-hati. Terutama pada bodi mobil atau motor. Karena kalau asal lap, tergores sudah... Sudah begitu, "lengket" lagi... Mungkin sampai 1 bulan, debu-debu vulkanik ini baru bisa bersih tuntas. Yang penting hujannya... Doakan hujan rajin mengguyur kota Solo dan sekitarnya ya teman-teman, supaya cepat bersih kembali. Begitu pula Jogja dan kota-kota lain yang juga terkena dampak abu vulkanik Gunung Kelud. Sabar...tetap semangat bersih-bersih, hehehehe.
Biarlah angin tetap menjalankan tugasnya, meratakan abu kemana-mana dan mengotori rumah kita, supaya kita tidak lupa mensyukuri nikmat-Nya, bahwa kita punya rumah (bayangkan orang yang tidak punya rumah, harus tinggal di jalanan yang berdebu)

Mari kita rehat dari urusan abu vulkanik.. Santai sejenak, bermain dengan flanel dan barang bekas :) Masih dengan sarang lakban/kertas roll sisa lakban. Bosan? Justru saya sedang menunjukkan, "Ini lho...satu sampah saja bisa menjadi bermacam barang, apalagi kalau kita rajin mengumpulkan banyak sampah." Hahahahaha.. Oh iya, kemarin ngobrol dengan teman crafter, katanya sekarang dia rajin mengumpulkan "sampah", yang belum tahu untuk apa/belum ada ide. Tak masalah... Saya juga mengumpulkan "sampah" dulu, baru setelah beberapa waktu terpikirkan ide kreasinya. Saya membuka forum request...kalau di rumah teman-teman punya barang bekas yang banyak, tapi tidak punya ide, silakan inbox/email saya. Siapa tahu saya bisa menyumbangkan ide. Tapi tidak semua barang bekas bisa saya "sulap" lho ya.. Dan tidak secepat/sesegera mungkin. Karena ide itu seperti jodoh. Kalau belum jodoh, mau dijodoh-jodohin, ya tidak cocok. Hahahaha.. -Ngelanturnya sekian- 

Aturan main tetap sama, baca dulu dengan teliti..jangan terburu nafsu untuk bertanya tanpa membaca tutorial ini secara lengkap. Dan, saya tambahkan satu lagi... Tutorial-tutorial di blog ini, gratis. Tapi, PERSONAL USE ONLY. Bukan untuk di copas, lalu dijual kembali sebagai e-book dengan alasan apapun. Bahkan, alasan hasil penjualannya untuk charity (amal) sekalipun. Karena tutorial-tutorial ini saya buat untuk teman-teman, gratis. Silakan ambil dan distribusikan ilmunya, tapi bukan tutorial dan foto-foto aslinya. Kalau disimpan untuk inspirasi/dokumentasi pribadi, silakan. Kalau mau di taruh di blog teman-teman, juga silakan..tapi jangan lupa, cantumkan link-nya. Kenapa saya cerewet sekali, memberi banyak aturan? Saya membuat tutorial ini tidak gratis. Mengeluarkan biaya, waktu dan tenaga. Jadi tolong hargai. Bukan ucapan terimakasih, tapi hargai saja...dengan tidak seenaknya di copas untuk kepentingan komersial. Oke? :) Mari lanjut... 

Minggu kemarin kita membutuhkan 2 sarang lakban. Tutorial minggu ini kebutuhannya menigkat. Menjadi 3 sarang lakban... :) Bagi teman-teman yang baru menemukan blog ini, sebelum mengikuti tutorial kreasi barang bekas 9, saya sarankan baca dulu tutorial kreasi barang bekas 8 dan tutorial kreasi barang bekas 7. Karena prinsip dasar pembuatannya sama. Jadi, tidak akan saya ulang di tutorial ini. Intinya, kalau bingung...silakan langsung buka/baca tutorial minggu-minggu kemarin yang bahan baku utamanya sarang/karton roll lakban. 

Bahan dan alat : sama dengan minggu lalu (+ roll bekas tissue gulung/toilet - optional) ^^v

Kali ini kita akan membuat celengan. Kalau biasanya celengan kreasi flanel itu hanya sekali pakai, karena tidak bisa di buka-tutup/sekali bongkar rusak, celengan ini bisa dibuka-tutup, jadi awet. Kalau mau mengambil uangnya, tidak akan merusak celengan tersebut. Tapi konsekuensinya, uangnya jadi kurang aman...hahahahaha.

1. Siapkan bahan utama kreasi. Tiga karton roll lakban. Harus tiga ya? Idealnya sih tiga. Dua tidak boleh? Yaaa...bolehlah... :)


Siapkan roll bekas tisu gulung/toilet, kalau ada. Kalau tidak ada, bisa menggunakan karton kemasan susu/makanan.
 

2. Tumpuk dua roll lakban, isolasi. Satunya, biarkan saja...
Balut kedua "tabung" tersebut dengan kain flanel. Caranya? Silakan baca tutorial minggu lalu (Kreasi barang bekas 8)

3. Ambil roll karton bekas tisu gulung/toilet. Gunting memanjang bagian tengah. Ternyata diameter roll karton tisu lebih kecil daripada diameter roll karton lakban. Jadi, roll karton tisu saya potong lagi menjadi dua..

4. Ukur diameter dalam roll karton lakban. Kedua bulatan roll karton tisu tadi saya sambung, sehingga diameternya sama dengan diameter dalam roll karton lakban.
 

5. Fungsinya untuk ini....

6. Jadinya seperti ini... Lem menggunakan lem lilin.


 7. Untuk menutup lubang tabung, siapkan lingkaran karton yang diameternya sama dengan diameter luar roll karton lakban (silakan lihat cara membuat lingkaran karton di tutorial sebelumnya)

 Jangan lupa, salah satu lingkaran di beri tanda untuk membuat lubang celengan. 

8. Buat lubang uang menggunakan cutter 


9. Karena dua lingkaran karton penutup tadi juga harus dilapisi kain flanel, maka...kain flanel lapisannya juga harus dilubangi, seukuran dengan lubang di karton.

 10. Dua lingkaran penutup lubang sudah terbalut rapi...


11. Tempelkan lingkaran penutup tersebut, satu pada ujung tabung panjang. Satu lagi pada ujung tabung penutup (yang pendek)
Nah... Ini hasilnya. Sudah punya gambaran kan sekarang?
Celengannya sudah jadi, tapi masih polosan. Teman-teman bebas menentukan hiasannya. Prinsip dasar pembuatan celengan sudah dipahami ya?

12. Saya malas berpikir terlalu rumit, jadi saya hias celengan ini dengan toping buah. Sehingga menjadi seperti roll cake

Sebelumnya, saya berpikir untuk menutupi sambungan penutup atas dan bawah tabung. Saya tempel renda jadi...kok jelek ya. Akhirnya saya membuat "krim" dari flanel. Flanel warna kontras dua helai, panjang 60 cm (kurang lebih), dan lebar 1.5 cm (mungkin... saya lupa). Saya jahit jelujur tapi tidak lurus. Alurnya bergelombang. Silakan lihat foto di bawah...
Lalu setelah itu saya tarik/serut. 



buat dua buah
 13. Tempelkan krim flanel pada bagian sambungan lingkaran tutup tabung.
 

14. Hias bagian atas (bagian atas bisa mana saja, terserah teman-teman) dengan toping buah. Perhatikan tata letaknya, supaya tidak menempel pas sambungan badan tabung dan tutup tabung. Ingin belajar membuat toping buah seperti ini? Ada paket belajarnya, Aneka Topping ^^v
 


Potong kuenyaa...potong kuenyaaa... ee..keluar recehnyaa....



Selamat menabung ^^

Salam, 







#Apa kreasi minggu depan?? Kumpulkan gelas plastik bekas ya... ^^



Kamis, 06 Februari 2014

KREASI BARANG BEKAS 8 : SARANG LAKBAN 2

Posted by Nupinupi at 07.04
Reactions: 
8 comments Links to this post
Assalamu'alaikum Wr.Wb

Tutorial kali ini masih bertema sarang lakban atau karton roll lakban. Sepertinya masih ada yang belum paham...bahwa yang saya gunakan itu adalah karton roll-nya, yaitu kertas bulat di bagian tengah lakban/isolasi, yang kalau sudah habis biasanya kita buang. Jadi bukan lakbannya... :)  

Minggu lalu, kreasinya membutuhkan satu sarang lakban. Kreasi kali ini, membutuhkan dua sarang lakban. Nhaaa... Teman-teman sudah mendapatkan berapa biji sarang lakban? :)
Alat dan bahan yang diperlukan sama seperti membuat kreasi kepik dasbor.
Sebelum mengikuti tutorial ini, sebaiknya baca dulu tutorial kepik dasbor minggu lalu supaya paham dan tidak ada pertanyaan yang (sebenarnya) sudah ada jawabannya :)

Sebelum lanjut, sekarang saya menetapkan aturan utama membaca tutorial di blog nupinupi. Baca teliti, pelan-pelan, jangan terburu nafsu atau membaca/menyimak tutorial-tutorial kami hanya sambil lalu. Karena hal itu menyebabkan timbulnya pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu. Seringnya, yang ditanyakan itu jawabannya sudah ada. Cuma karena membacanya tidak teliti, akhirnya bingung, tanya... Biasakan ya..untuk membaca dengan teliti dulu, baru kemudian bertanya. Yang merasakan manfaatnya teman-teman sendiri lho, bukan saya. Jadi, kalau ada yang merasa , "bertanya di blog, tapi tidak di jawab"... Berarti itu karena di tutorial tersebut sudah ada jawabannya. Baca lagi :)
Oke, lanjut...

Ini apa sih?
 

Ini bunga...


Bunga dan pot-nya... 
Fungsinya?

Tempat alat tulis... Hehehehehe...


Sudah biasa ya? Bagi saya istimewa, karena ketika melihatnya, selalu membuat saya ingin tersenyum juga. Lihat dong senyum si bunga.. Menyemangati ^^ Makanya, sekarang si smile flower ini selalu berada di meja kerja saya :) Ingin merasakan power si smile flower ini? Silakan coba membuatnya... :)

1. Siapkan dua sarang lakban

Tumpuk, isolasi keduanya.

2. Membuat tutup lubang bawah. Kita membutuhkan kertas karton/yellow board yang dilapisi flanel, satu saja. Cara mengukur dan membuatnya, silakan baca di tutorial sarang lakban minggu lalu.


3. Membalut permukaan sarang lakban dengan flanel.
Panjang flanel 26 cm, lebar/tinggi..silakan ukur sendiri. Gunakan lem tembak/lilin untuk menempelkan flanel.



4. Masukkan sisa flanel ke lubang, lem menggunakan lem lilin, rapikan.




5. Tempelkan tutup bawah.
Jadilah tabung..
6. Bagian ini sifatnya optional, terserah teman-teman mau diikuti atau tidak. 
Setelah tutup lubang di lem, bagian dalam bawah akan terlihat tempelan flanelnya. Sebenarnya tidak akan akan terlihat dari luar. Cuma, mata saya gatel aja melihatnya. Jadi saya menutupnya dengan lembaran flanel. Sama seperti menutup bagian dalam bawah kepik dasbor.



7. Jiplak pola mahkota bunga sebanyak 10 lembar. Masing-masing menjadi sepasang (2 lembar = 1 mahkota bunga)


8. Ambil 2 lembar pola mahkota bunga. Jahit tikam jejak/sebisanya apa, di sepanjang sisi yang melengkung. Sisi datar jangan di jahit. Lalu balik kainnya. Sehingga bagian yang di jahit ada di dalam. Teruskan menjahit 4 pasang pola mahkota bunga lainnya.



9. Isi dakron, sedikit saja... 

10. Rangkai menjadi satu - kelima mahkota bunga tersebut menggunakan tusuk jelujur, serut.
 

Simpul benangnya.

11. Buat lingkaran kain flanel, yang diameternya sama dengan diameter lingkaran rangkaian mahkota.
Lingkaran ini untuk bagian tengah bunga. Jadi, misal teman-teman membuat mahkota bunga yang ukurannya lebih kecil/lebih besar, diameter rangkaian lingkaran mahkota bunga itu menjadi patokan membuat lingkaran tengah. Membuat lingkarannya tidak perlu bagus-bagus, toh tidak akan terlihat. Karena lingkaran tersebut akan kita jahit jelujur dan serut pinggirnya.


12. Isi bagian tengah dengan dakron.

13. Coba tempelkan di tengah mahkota bunga...


Nah..seperti ini...
14. Kalau kita sudah merasa puas dengan hasil sementara tersebut, ambil lingkaran bagian tengah tersebut. Beri tanda bagian mata dan mulut. Lalu, ambil semua dakronnya, jahit mulutnya. Kenapa dakronnya harus diambil dulu? Coba saja menjahit garis mulutnya dengan kondisi ada dakronnya :)


Sudah? Hasilnya seperti ini.

15. Cari atau beli tusuk sate (atau pensil bekas juga boleh), balut dengan flower tape.


16. Oh iya.. bagian belakang bunga nantinya akan terlihat berlubang. Saya membuat "tutup" bagian belakang mahkota bunga dengan lingkaran karton yang di balut flanel. Diameternya sama dengan lingkaran flanel tutup bagian bawah tabung sarang lakban.


 Lem tangkai bunga (tusuk sate), dan tutupi dengan lingkaran flanel.


Taraaaa.........

17. Belum selesai lho.. Masih ada 1 tahap lagi. Menghias permukaan tabung..
Permukaan tabung bisa di hias apa saja sesuai selera. Tapi karena hiasan utamanya bunga, tentu saya membuat hiasan di tabungnya dengan tema yang yang sama. Bunga-bunga.. Untuk hiasan bunga..saya punya banyak pilihan material. Bisa memakai parel, kancing, atau renda jasmin yang dipotong-potong.
Pilihan saya jatuh pada kancing bunga B.


Karena bagian belakangnya ada "tonjolan"nya, saya gunting satu persatu supaya rata.
18. Tempel tangkai-tangkai bunga menggunakan pita satin 1/8' (2 mm) warna hijau. Tempel secara acak. Lalu, tempelkan kancing/parel yang dikehendaki. Untuk menutupi bagian bawah, tempel renda (renda swan baru).

Selesaiii.... Tinggal finishing..

Tempelkan smile flower pada tabung menggunakan lem lilin.



Cantiknyaaa....

Kata ibu saya..bunganya kebesaran. Hehehe. Yah..silakan membuat ukuran yang sesuai selera/kebutuhan masing-masing :)

Pola mahkota bunga

 Tutorial minggu depan... Insyaallah... 




Line sms sudah kami aktifkan kembali. Order bisa lewat sms 082 322 800 111 (sms only). Pin 769BC26D. Katalog udate di FB/FP Paket Belajar Flanel ya, katalog blog sementara ini tidak update/valid. Kami online hanya di jam kerja.. 08.00-16.00. Sabtu-minggu/tanggal merah hp off. Kalau tidak segera di balas..mohon bersabar. Yang sms/inbox/email tidak hanya anda... Kami balas satu persatu..antri. Oke? ^^ Terimakasih



Salam,

 

nupi-nupi Copyright © 2012 Design by cutelittleowl.com