Minggu, 04 September 2011

100% Handmade.. Kelebihan, kekurangan dan upah asisten

Posted by Nupinupi at 23.29
Reactions: 
Sebelumnya...tidak pernah saya membayangkan bisa membuat sesuatu, laku di jual, mendapat respon bagus dari pasar lagi. Pertama kali saya berhasil membuat sebuah kreasi dari kain flanel, senangnya bukan main. Bagaimana perasaan anda saat itu? Dan lebih senang lagi, ketika ada teman yang berminat. Saya ingat sekali siapa konsumen pertama saya (lebih tepatnya 'korban'),hehee.... Dia adalah teman kost, yang di beli pencil case warna hijau muda dengan aplikasi bunga dan lebah. Harganya...kalau tidak salah Rp.3.000. Setelah itu, pesanan mulai berdatangan. Awalnya senang, tidak merasa capek apalagi bosan. Tapi lama-lama...mulai merasakan butuh sesuatu untuk meningkatkan produktifitas sekaligus menghemat tenaga. Yang ada di benak saya adalah :
1. Ada nggak sih alat untuk memotong pola dalam jumlah banyak dan rapi hasilnya?
2. Ada nggak sih mesin jahit feston?
3. Ada nggak sih alat untuk membuat aneka aplikasi dari kain flanel, jadi kita tinggal nempel-nempelin aja?
4. Ada nggak sih orang yang mau membantu kita, dengan kualitas jahitan yang sama dengan kita?
Dan masih banyak lagi pertanyaan yang intinya saya ingin suatu percepatan produksi. 

Saya pikir...hanya saya yang berpikiran seperti itu. Tapi setelah memiliki banyak teman di FB, bergabung dalam sebuah grup pecinta flanel...sering membaca status atau diskusi mengenai kendala-kendala (seputar  produksi) menjadi crafter 100% handmade, saya baru menyadari...ternyata permasalahan ini tidak hanya saya sendiri yang merasakan.
Jika hal ini ternyata adalah permasalahan umum...pasti ada banyak model solusi yang bisa kita dapatkan. Karena masing-masing crafter akan mencari dan menerapkan solusi yang paling relevan dengan kondisi mereka.

100% handmade mempunyai kelebihan dan kekurangan. 
Kelebihan :
a. Khas. 
Tangan setiap orang di dunia ini akan menghasilkan barang yang berbeda satu sama lain. Meskipun kita berusaha meniru semirip mungkin,pasti hasilnya berbeda.
b. Unik
Tidak ada yang lebih unik dari handmade. Karena barang handmade di buat dari mesin 'hidup' yang dilengkapi dengan sparepart enam indera perasa (+ indera ketujuh bagi yang memiliki), emosi, dan akal pikiran (kecerdasan). Sparepart tersebut asli ciptaan Tuhan, bersifat fleksibel dan potensinya tak terbatas (selama kita mau meng-explore-nya). Adakah mesin pabrik yang bisa menandingi? :)
c. Detail
Hanya dalam kreasi handmade-lah detail itu ada. Tapi, tidak semua crafter mau/bisa membuat detail dalam setiap kreasinya. Maka..inilah yang dinamakan unik dan khas dalam kreasi handmade.
d. Susah ditiru
Desain kreasi handmade berpotensi besar untuk ditiru. Anda khawatir jika ide-ide kreatif anda di jiplak? Seharusnya anda senang, karena itu mengindikasikan ide kreatif anda sukses menarik minat orang lain :D
Anda tentu sudah tahu, saya menjual paket belajar flanel/diy kit. Apa yang saya kirimkan ke pelanggan semua sama (tutorial, pola, dan bahan). Tapi begitu melihat hasilnya...tidak ada satupun yang sama. 100% berbeda. Hal ini terjadi karena : a) Daya tangkap masing-masing orang berbeda. Persepsi masing-masing pelanggan terhadap tutorial yang saya berikan beda-beda. b) Kreatifitas masing-masing orang berbeda. Makin kreatif orang tersebut, jarang sekali yang patuh mengikuti tutorial saya. Dia akan membuat modifikasi-modifikasi yang mengakibatkan hasil akhir berbeda. Tapi itulah yang saya harapkan...dia tidak terpaku dengan tutorial/pola yang saya berikan. Kadang-kadang hasil modifan pelanggan ini malah saya contek balik,hehehe. c) Sentuhan tangan masing-masing orang berbeda. Ada yang bawaannya grabag-grubug...jadi mulai dari menggunting pola-jahit,kurang rapi. Tapi ada juga yang memiliki tangan super, hasil kreasinya selalu rapi tingkat tinggi ^^v Jadi, itulah kenapa handmade susah ditiru.
Tapi...bagi teman-teman yang merasa tangannya tidak memiliki sentuhan super, sentuhannya malah destroyer...jangan jadikan itu sebagai hambatan ya.. Orang yang berbakat/pintar hanya bisa dikalahkan oleh orang yang rajin dan tekun ^^d
Waah..waahh.. Pembahasan mulai melebar! Oke, lanjut!

Kekurangan :
1. Proses pembuatan lama
Jelass...semua serba manual.Gambar pola satu-satu. Gunting pola satu-satu. Jahit tangan satu-satu. Pasang manik-manik satu-satu...
2. Produktifitas kecil
Tentu...karena proses pembuatannya lama, otomatis produktifitasnya kecil (jika dikerjakan sendiri)
3. Pemasukan lambat
Pasti... Harus selesai dulu baru ditarnsfer :D


Lalu, adakah solusi untuk mempercepat produksi?
Kalau ada alatnya, beli alat tersebut. Kalau belum ada alat yang sesuai dengan kebutuhan kita, rekrut asisten. "Tapi nanti hasil jahitannya beda-beda dong..." Benar sekali, tingkat kerapihannya tidak bisa seragam. Dan secara perasaan pun, kita sendiri tidak puas kalau kreasi tersebut sampai ke tangan pelanggan dengan kondisi yang tidak sesuai dengan standar kita. Batin rasanya sakiitt... (duh..lebay). Karena kita tidak sekedar berbisnis, tapi menyalurkan hobi, passion kita di situ. Jadi wajar, jika kita sering tidak rela kalau kreasi kita dikerjakan 'asal-asalan' oleh asisten yang kita rekrut.
Hal ini mengharuskan kita untuk 'tidak patah semangat' mencari kandidat asisten yang sesuai standar kita. Kalaupun kurang-kurang sedikit..kan bisa kita training. Awalnya memang sedikit repot..tapi selanjutnya, kita akan menuai buah manisnya. Jujur, saya sendiri sampai sekarang belum mendapatkan si asisten berbakat tersebut. Bukan karena malas mencari/men-training, tapi tidak ada yang mau/tidak tertarik. Jadi, sementara ini...saya lebih sering melempar order ke crafter lain yang saya 'cocoki'  :)

Lalu...jika kita sudah berhasil merekrut asisten , berapa upahnya?
Masalah ini berkaitan erat dengan penentuan harga pokok produk yang kita jual. Dalam setiap biaya produksi, kita sertakan ongkos pembuatan/jasa jahit. Silakan lihat simulasinya di postingan cara menentukan harga. Misal, satu pc ganci aisyah saya tentukan jasa jahit/pembuatannya Rp.500. Kalau yang menjahit asisten kita/lempar order ke crafter lain, kisaran upahnya maksimal Rp.500. Tapi misal si asisten hanya tinggal menjahit, sementara yang menggambar pola hingga merakitnya itu kita lakukan sendiri, kita bagi dua upahnya. Prosentasenya disesuaikan dengan tingkat kesulitan. Kalau si asisten dapat tugas yang lebih berat, jangan segan-segan untuk memberi bagian prosentase lebih besar ya...selain adil, dia juga akan betah menjadi 'partner' kita ^^,

Selamat berkreasi....





23 komentar:

  1. mba prapti, trmksh sharing sharingnya.............

    BalasHapus
  2. wah, seneng bgt baca postingan ini, berguna bgt :)
    thx mbak..

    BalasHapus
  3. like this bgt sama postingannya...nice inpo...^^

    BalasHapus
  4. thanks for sharing mba..infonya berguna sekali..^^b salam kenal juga mba prapti ^^


    br,
    Edhini - Kiyut Handycraft

    BalasHapus
  5. sepakat mbak. trims sharingnya

    BalasHapus
  6. ahhh makasih mbak sharing... perdana kesini langsung dapat ilmu kayak gini

    :)))

    BalasHapus
  7. tami : hahaha, pengalaman pribadi..
    All : terimakasih kembali atas kunjungannya.. ^^

    BalasHapus
  8. Makasih buat artikelnya bunda... :)

    BalasHapus
  9. hehehe koq sama mba sy jg sulit cari asisten ga ada yg bener produksi jd makin lamaaaaaa

    BalasHapus
  10. Mbak prapti mksh ya infonya.....mb ini emang kocak bahasanya...hehehe

    BalasHapus
  11. patricia : ampe skr mb..sy belom dapet2.. :)yo wes, nrimo..dikerjakan sndr dulu..
    Klik : biar gak males yg baca dan gampang dipahami..hihihi. Thx dah mampir lagi ya... Mampir 6x dpt mangkok cantik lho... jd jangan bosen2.hahahaha

    BalasHapus
  12. sangat berguna banget iniih...makasihmbak ^^

    BalasHapus
  13. Wah like this deh pokoknya..sdkt curhat ni..awalnya saat pny ide trjun di flanel ad tmn yg trtarik krja sama..ak pkir oke jg tu..dia pnter kl soal jual brg..tp stl liat ak mulai bikn dia mnt diajarin ya mski ak jg msh bljr..jls ak ajarin dunk dia kan partnerku..bhn2 ap yg dia bth yg ak ad ak ksi..blkgan nmanya bisnis bareng kan kdu ad ksepakatan kuajaklah bikn ksepakatan eh dia melarikan diri n mlh mo jln sndiri..smpt down..bete dsb gt..pa lg wkt dia kmbaliin sisa bhnku n hsil coba2nya yg mnrtku ga tega ak jual(ga spt standartku)..kta suami ud gpp rjeki kan Alloh yg atur..dan stl bca artikel2 mbk jd lbh smgt lg deh bwt bangkit..hehehe thanks mbk

    BalasHapus
  14. Nurma : hehehhehehe... adduhh, 'mengenaskan" juga ya mb, pren makan pren.. sy sngt tdk respek dg orang spt itu mb, tdk layak jd partner bisnis. menilai orang tdk hanya dr kepandainya yg tampak di luar, tp filling jg harus kita dengarkan. sy pernah mau ngajak join temen..dia oke banget scra teknis, tp perasaan sy spt tdk mengijinkan, tp sy nekat.. krn scra logika/analisis sy,tdk akan ada mslh,jd sy abaikan filling saya. tnyta stlh itu sy menyesal.. kalo jd teman doang,tdk mslh..tp stlh jd partner..bermasalah. gituu.jd intinya,tdk smua teman/sahabat itu bsa kita jadikan partner. Iya bener, rejeki tdk akan kemana. itu mlh jadi support mb aja, buat nunjukin ke temen mb,bahwa mb bisa tnpa dia..dan makin maju. sy yakin pd saat itu nanti, dia pasti nyesel dl pernah "berkhianat", dan skr mau gabung..malu. Tapi liat usaha mb maju,mupeng. bingung sndr kan dia..^^

    BalasHapus
  15. Yah smua it bs jd pengalaman jg mbk..msh alhmdllh Alloh ksi liat kbnarannya awal sblm tll jauh melangkah..bs kbayang gmn rasanya kl ud trlanjur jln jauh dgituin..hehehe..ya Alhmdllh pelan2 ak msh bs bangkit n jln..bahkan tmen yg 1 lingkungan yg tau kmi sma2 usaha flanel alhmdllh lbh mmprcayakan pesanannya ke ak mbk..n skg alhasil ak dicuekin ma dia..ga mau contact2an lg..ak telp n sms ga ad respon sma skali..pdhl ud bbrp kali mncoba ttp mnjaga silaturahmi gt niatku..btw salut ma pmikiran mbk yg legowo ga ngoyo tp ttp profesional n serius..ak sll bljr byk dr mbk..kl lg down..mnghadapi kendala sll aj nemuin pncerahan dr mbk..muakasiiiiiiih buanyak ya mbk..sll dtunggu karya n pemikiran2 mbk..

    BalasHapus
  16. Ika nurma : nah... benar sekali, alhmdulillah, di awal alloh sdh menunjukkan sesuatu.. itu patut disyukuri ^^
    Siippp..ke depan,msh akan banyak mslh..yg itu sbtulnya adalah 'mata kuliah' pelajaran usaha kita. Keep fight and positive think ^^g

    BalasHapus
  17. Sebagai pendatang baru di dunia per-flanel-an... Postingnya mbak ini sangat memotivasi saya buat belajar lebih tentang handmade. Makasih ^^

    BalasHapus
  18. Balasan
    1. iya benar...tangannya sama pun kadang hasilnya juga beda :)

      Hapus

 

nupi-nupi Copyright © 2012 Design by cutelittleowl.com