Selasa, 18 September 2012

PENSIL LILIT KAWAT BULU MERCY

Posted by Nupinupi at 22.54
Reactions: 
24 comments Links to this post



Teman-teman yang sudah pernah buka-buka album FB Paket Belajar Flanel pasti pernah menemukan bahan ini...kawat bulu mercy. Banyak yang menanyakan, gunanya untuk apa? Begini, saya pun awalnya tidak tahu untuk apa, tapi kalau dari nama dan sifatnya, KAWAT...ya berarti dia berfungsi seperti layaknya kawat. Hanya saja tampilannya lebih bagus, karena berwarna dan berbulu. Jadi, pasti fungsinya tidak sekedar untuk "mengikat/melilit", tapi bisa untuk hiasan. Melilit apa? Menghias apa? Apa saja... Berpikirnya begitu saja, simpel tapi memancing kreatifitas. Tidak harus "untuk ini/itu" atau "biasanya untuk apa?"...tapi lihat saja namanya, fungsikan seperti yang bisa "dilakukan" barang tersebut.. :)

Ini tampilan kawat bulu mercy...

Nah.. Tutorial kali ini tentang pemanfaatan kawat bulu mercy... Kalau biasanya penutup ujung pensil itu full memakai kain flanel, saya mencoba membuat hiasan ujung pensil memakai kawat bulu mercy ini. Hasilnya ternyata unyu juga, dan saya mendadak jadi suka menulis--sambil menggoyang-goyangkan kepala...hahaha.
Penasaran? Yuk..langsung praktek...$))

Potong pola kupu-kupu. Kita kerjakan dulu bagian kepala. Tempelkan flanel coklat di bagian atas depan kepala. Satukan pola kepala depan dan belakang

Siapkan kawat bulu mercy, warnanya sesuai selera. Buat sungut kupu-kupu dengan cara seperti di foto sebanyak 2 buah. Panjang-pendek kawat bulu juga sesuai selera. Tempelkan pola kepala bagian belakang menggunakan lem uhu (sudah cukup kuat, tidak perlu khawatir lepas)

Baru setelah itu jahit feston kepala kupu-kupu. Isi dengan SEDIKIT dakron.


Beri tanda untuk bagian mata (sekedar memudahkan saja pada saat menjahit, misal tidak ditandai juga tidak masalah). Jahit matanya menggunakan benang hitam, TEMBUS ke belakang. Pemerah pipi, pulaskan crayon merah.



Jahit feston badan kupu-kupu, isi dengan sedikit dakron...

Saatnya merakiiiit....



Gunakan 2 batang kawat bulu mercy, karena ternyata kalau hanya 1, tidak kuat...keberatan kupu-kupunya..jadi melengkung ke bawah terus
Tempelkan di bagian belakang badan kupu-kupu (dari kepala ke bawah, supaya lebih kuat)
Lilitkan di pensil/bolpoin

"goyang-goyang...goyang-goyang...goyang-goyang"

Sebenarnya saya bingung, ini kupu-kupu atau lebah, hehehe... Tutorial ini ada di Paket Belajar Aneka Souvenir, versi lengkapnya ada di PBF tersebut :)

Variasi lain (ada di paket belajar Aneka Souvenir)

Senin, 03 September 2012

BROS MUNGIL

Posted by Nupinupi at 09.44
Reactions: 
27 comments Links to this post
Hallo... Lama tidak memosting sesuatu... Ceritanya sedang mempersiapkan paket belajar baru. Apa itu? Konsepnya Aneka Souvenir yang simpel.  Kali ini, saya akan membagikan tutorial, yang merupakan salah satu tutorial di paket belajar baru tersebut (Insyaallah).. SIlakan di simak dan dipraktekkan :)

Alat dan bahan : potongan sisa kain flanel, parel/mote/apa saja, peniti, lem uhu, gunting.  Jarum dan benang? tidak perlu... :)

Potong beberapa buah segitiga warna-warni (jumlah dan ukuran sesuai selera). Tempel satu persatu dengan lem uhu. Supaya hasilnya rapi, potong sisi-sisi yang tidak rata.
Gunakan parel, manik/payet atau apa saja (batu-batuan misalnya) yang kita punya untuk menghias bagian atas 'potongan kue', sehingga menyerupai topping. Tempelkan parel-parel menggunakan lem lilin.

Seperti ini hasilnya....

Jangan lupa, lem peniti di bagian belakang.

Seperti rainbow cake ya... $)


Dijadikan bros jilbab..lucu lhoo...  Di jamin banyak yang 'minta'... ^^v


Bagaimana? Mudah, murah tapi hasilnya menarik kan? Ssttt...ini sebenarnya ide asisten saya. Dia memperhatikan saya membuat paket belajar baru. Jam istirahat, dia iseng-iseng ikut gunting-gunting. Eeeehh...jadi barang bagus ini. Padahal dia belum pernah membuat kreasi flanel, tidak bisa menjahit, tidak hobi 'ngecraft' dan merasa tidak kreatif. Dia hanya berpikir sederhana...ingin membuat sendiri -sesuatu yang mudah-. Otaknya berpikir, 'ada potongan-potongan perca flanel warna-warni sisa percobaan, ada lem dan gunting di depannya, tapi dia tidak bisa menjahit/malas...padahal ingin menghasilkan sesuatu'. Saya 'belajar' sesuatu dari kasus ini... Untuk menciptakan sebuah kreasi yg unik tidak harus expert, kreatif, atau punya banyak peluang (waktu, bahan, tempat hunting bahan, wilayah, uang,dll). Cobalah berpikir sederhana..seperti asisten saya ini, -adanya apa, bisanya apa-. Siapa tahu malah tercipta ide kreasi yang mudah, tapi original... ^^v


Salam kreatif,



 

nupi-nupi Copyright © 2012 Design by cutelittleowl.com