Minggu, 21 April 2013

Mulai Dari Mana?

Posted by Nupinupi at 16.26
Reactions: 
0 comments Links to this post
Assalamu'alaikum teman-teman crafter... ^^

Saya sisipi informasi dulu ya..
Pengunjung blog Nupinupi sering menanyakan cara order, alamat FB, atau apakah online shop kami menjual ini/itu. Semua informasi itu sudah ada di blog ini lho. Bahkan di bagian paling depan, atas, dan seharusnya terlihat jelas. Di home, teman-teman akan di sambut ucapan SELAMAT DATANG. Sudah ada keterangan, kemana jika ingin membeli bahan-bahan kerajinan (alamat FB dan Fanspage), cara order, jam kerja, dan nomor HP. Di sebelah kanan ucapan selamat datang, ada foto, jika di klik...langsung nge-link ke http://paketbelajarflanel.blogspot.com/ (online shop bahan-bahan kerajinan dan Paket Belajar Flanel Nupinupi). Bawah foto tersebut, ada ORDER FORM, yang juga sangat mencolok. 

Sebagian besar blog mencantumkan kontak, FAQ, atau informasi umum lain yang berkaitan dengan blog tersebut. Ibarat rumah, di depan pintu sudah ada banyak informasi, tapi banyak juga yang "enggan" membacanya :) Tidak hanya di blog ini, biasakan juga jika mengunjungi blog-blog lain...sebelum bertanya, coba jelajahi dulu. Saya yakin pasti ada informasi yang teman-teman butuhkan. Minimal contact person-lah ^^ Ini bukan berarti saya tidak suka di tanya. Tapi, saya tidak bisa setiap hari cek blog ini. Jadi, pertanyaan-pertanyaan teman-teman juga kadang-kadang terlambat saya respon. Padahal, jika teman-teman mau membaca/mencari...jawabannya sudah ada dan bisa langsung order saat itu juga (misalnya). Ya kan?  Terimakasih atas perhatiannya :) 

Nah..sekarang beralih ke "obrolan" yang sebenarnya...

Ada yang merasa tertarik dengan kreasi flanel dan ingin mempelajarinya? Kali ini, kita akan ngobrol masalah bagaimana memulai belajar membuat kreasi flanel.

Saat mengenal dunia baru yang menarik perhatian kita, biasanya semangat untuk mempelajarinya sangat tinggi. Tapi, kadang-kadang...menyusut demi sedikit, karena bingung, harus memulai dari mana, dari apa, dan bagaimana. Betul?
Teman-teman yang mulai tertarik dengan kreasi flanel, sering menanyakan hal-hal seperti di bawah ini :
1. Cara belajarnya bagaimana?
2. Saya harus memulai dari mana?
3. Saya seumur-umur belum pernah pegang jarum, tapi ingin belajar membuat kreasi flanel. Bisakah?-atau- mungkinkah?
4. Apa saja yang harus saya siapkan untuk memulai belajar?

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya, membuat kreasi flanel itu sangat mudah.
Buktinya : saya dulu hanya mengamati kreasi flanel yang di beli teman saya, lalu mencoba membuatnya, dan berhasil. "Ah, itu kan karena anda berbakat"... Oooh.. begitu? Berarti malang sekali anda, yang sangat ingin bisa membuat kreasi flanel..tapi merasa/tahu tidak punya bakat.
Pelanggan-pelanggan saya yang membeli Paket Belajar Flanel, banyak yang berhasil belajar mandiri dan menyelesaikan kreasinya. Buktinya? Silakan baca testimoni atau melihat-lihat  foto yang di upload/di tag oleh teman-teman di Fanspage Paket Belajar Flanel. Saya jarang menerima keluhan, dia kesulitan membuat kreasi flanel. Seringnya surprise, ternyata membuat kreasi flanel itu tidak sesulit dan selebay yang dibayangkan ^^v
Tapi, kalau ada yang tetap ngotot, "Ah...bagi saya tetap sulit.". Silakan berkaca dari pengalaman teman-teman lain :)
Jadi intinya, meskipun teman-teman belum pernah pegang jarum seumur hidup, insyaallah mudah kok untuk mempelajarinya. Tapi hati-hati dengan efek sampingnya. Ketagihan... Hehehe.

#Penasaran, apa sih Paket Belajar Flanel itu? Silakan baca di sini

Lalu, saya harus mulai dari mana?
Tentu saja, mulai dari belajar tusuk feston. Setelah itu, belajar membuat tusuk-tusuk pendukung lainnya. Seperti tusuk jelujur, tusuk rol, dan tusuk tikam jejak. Ketiga tusuk tersebut yang sering saya gunakan.

Cara belajarnya?
Kalau teman-teman mau googling, di internet tumpah ruah tutorial cara menjahit feston, jelujur, tusuk rol, atau tusuk-tusuk lain dan berbagai tutorial membuat kreasi flanel Tinggal pintar-pintarnya kita memasukkan keyword. Di blog ini juga ada beberapa materi yang bisa di pelajari oleh pemula. Silakan di ubek ya ^^
Atau, bisa dari buku-buku ketrampilan lokal. Intinya, kalau mau belajar..jangan hanya di lihat. Tapi juga sambil dipraktekkan. Sekali mencoba belum berhasil...wajar. Coba lagi!...sampai bisa. Jangan suka terburu-buru untuk bertanya.."Kenapa saya tidak bisa membuatnya?" Padahal tutorialnya sudah jelas. Biasanya, anda tidak bisa karena : 
1. Terburu-buru, sehingga tidak teliti
2. Gagal ketika percobaan pertama dan berhenti/malas, atau 
3. Kadang cuma membayangkan (lalu komentar.."Kok kelihatannya susah ya?!")
"Kenapa bertanya saja tidak boleh?" Bukan tidak boleh bertanya, tapi buru-buru bertanya... Karena itu akan menjadi habit. Teman-teman akan membiasakan diri untuk tidak berusaha maksimal terlebih dahulu. Dampaknya akan sangat luas, dan yang paling penting adalah mematikan kreativitas teman-teman sendiri. "Aah...masalah sepele saja kok diributin." Monggo bagi yang punya pemikiran seperti itu... ^^ 

--Setiap orang mencoba mencapai suatu hal yang besar, tanpa menyadari, bahwa hidup itu adalah kumpulan dari hal-hal kecil--

Lalu?
Buatlah pola sederhana terlebih dahulu. Seperti bentuk love, persegi, lingkaran. Coba jahit menggunakan tusuk feston, membuat sambungan benang, dan mengakhiri jahitan. Kalau sudah merasa, "Wah...ternyata saya bisa.", cari pola-pola lain yang sederhana di internet/buku-buku ketrampilan. Bergabung dengan grup-grup craft juga sangat membantu. Karena biasanya anggota-anggota grup saling share, entah itu tutorial, tempat belanja bahan, ataupun pola-pola gratis :)

Nah, terakhir...bahan dan alat apa saja yang harus disiapkan?
Bahan dan alat yang disiapkan sangat mudah :
1. Kain flanel/kain apa saja yang kita miliki saat ini (kan belajar tusuk feston dulu, tidak harus memakai kain flanel. Walaupun memang, idealnya memakai kain flanel)
2. Jarum jahit biasa (sering ditanyakan...jarumnya jarum khusus? gunting khusus? alat khusus?)
3. Benang jahit/sulam biasa (masalah benang bisa teman-teman baca di sini)

Pasti semua sudah tersedia di rumah kan? Lem UHU bagaimana? Bagus kalau ada. Kalau belum ada, tak masalah. Semua di jahit saja. Simpel kan?

Mungkin bagi sebagian pembaca blog, postingan ini biasa. Itu karena anda sudah bisa. Bagi yang belum bisa atau malah blank...saya harap ini bisa membantu. Jadi, jangan bosan yaaa... ^^

NB : Oh iya... karena masalah sinyal, nupinupi akan mengganti nomor HP. Kami akan mensosialisasikannya dalam waktu 1 bulan, mengingat sudah banyak kartu nama, paket belajar, dan nota yang tersebar..mencantumkan nomor HP lama. Nomor HP lama 089 6369 0 6864 akan di ganti dengan 082 322 800 111 (sudah aktif). Save ya... ^^ Tapi nomor tersebut bukan untuk order lho yaa. Untuk informasi saja atau konfirmasi pembayaran. Order hanya lewat inbox FB/Pages Paket Belajar Flanel atau email. Terimakasih


Minggu, 14 April 2013

Mencoba DIY Kit

Posted by Nupinupi at 20.29
Reactions: 
11 comments Links to this post
Selamat pagi...
Alhamdulillah...bertemu senin lagi... ^^

Kemarin saya menemukan ini di toko buku....

Add caption
Ini apa? Ini DIY kit. Do It Yourself... Bukan Daerah Istimewa Yogyakarta...hehehehe. Istilah ini untuk sesuatu yang bisa kita buat sendiri. Ini DIY kit flanel yang sederhana. Lihat isinya...

Bahan 1x pakai, pola, dan petunjuk sederhana. Hampir sama seperti isi paket belajar Nupinupi ya...
Petunjuk dan pola
Pola

Paket Belajar Flanel Nupinupi prinsip dasarnya seperti ini. Hanya, tutorial kami lebih jelas. Full foto berwarna dan step-step yang sangat detail, sehingga seorang pemula (yang memegang jarum pun belum pernah), bisa mempraktekkannya dengan mudah. Tidak percaya? Buktikan dengan membeli paket-paket belajarnya..hehehehe. 


Nah... Sekarang kita coba membuatnya yuk...

Jiplak pola di atas kain flanel
 Kain flanelnya beda dengan kain flanel yang beredar di Indonesia. Kaku, seperti kertas karton.





Untuk lingkaran hidung (kecil), daripada susah-susah menggunting...saya buat memakai bantuan perforator

Jahit dengan tusuk rol. Atau, kalau malas...di lem saja.

Siap di jahit feston
Tempelkan kepala dan badan
Ternyata susah sekali menjahit kain flanel ini. Keras..seperti menjahit karton.. Dan karena kainnya kaku, susah di masuki dakron. Akhirnya, yang saya isi dakron hanya kepalanya.... 5 tahun kemudian......
(karena jahitnya susah sekali, terasa sangat lama... Perbandingannya, kalau kain flanel biasa, paling 30 menit. Yang ini, sampai 1,5 jam...)

Taraaa...


Di beri pita supaya manis...




Mudah ya...? Asisten saya juga mencoba membuat..

hasil menjahit perdana
Bundelan benangnya sampai berserabut.... hahahahaha. (susah katanya)
Dia sangat senang sekali, dan bangga memakainya... ^^

Selasa, 09 April 2013

Souvenir Tissue Cover

Posted by Nupinupi at 21.09
Reactions: 
10 comments Links to this post
Assalamu'alaikumwrwb....

Tidak terasa, sudah sebulan lebih absen. Saya kira baru 2 minggu tidak update blog...hahahaha. Sedang ada proyek rahasia, teman-teman. Ide saya terkuras habis di situ... Alhamdulillah, sudah selesai dengan sukses. Tinggal menunggu "hasilnya"... ;)

Ada tutorial baru... Seperti biasa, tetap di aliran simpel tapi menarik ^^ check it out!

Kemarin, ibu pulang kondangan membawa souvenir. Saya sudah sangat sering mendapat souvenir seperti ini, cuma...baru kemarin saja kepikiran untuk mencoba membuatnya dari kain flanel.

tissue box cover
Teman-teman tentu tidak asing dengan souvenir seperti ini kan? Bahannya apa yaa??... Duh, maaf. Saya kurang paham. Seperti satin (tapi saya yakin bukan), dilapisi busa.

Hasil kreasi saya seperti ini....

Cute kan?! :)
Lumayaaan... Tapi sebenarnya saya kurang puas. Karena membuatnya tanpa rencana, jadi kurang maksimal. Biasanya saya buat sketsa dulu... Tapi ini langsung potong, tempel, jahit. Begitu sudah jadi..baru merasa ada yang kurang...hehehehehe. Nanti silakan di explore dan di modifikasi sendiri ya...

Bahan :
Kain flanel motif
Kain flanel polos
Renda (kalau punya)

Alat :
Gunting biasa
Gunting gelombang (kalau ada)
Lem uhu
Benang jahit, jarum

Bahan dan alatnya cukup simpel kan? Membuatnya apalagi... ^^

flanel orange-nya tidak jadi saya pakai...
1. Siapkan 1 lembar kain flanel motif, ukuran 30 cm x 40 cm. Ukurannya pas, tidak kurang dan tidak sisa untuk membuat 1 pc tissue box cover tersebut.

Ukuran cover contoh (jadi) : 32 cm x 18 cm

Lipat flanel motif seperti foto. Lipat bagian pinggir-pinggirnya (lubang tisu). Setelah di lipat, coba ukur lebarnya. Jika lebar sudah mencapai 18 cm - 20 cm...silakan lem lipatan tersebut. Atau, silakan kalau teman-teman membuat ukuran sendiri. Yang penting caranya seperti ini.... :)
2. Sudah?.... Kalau di contoh cover, bagian pinggir lubang tisu memakai renda air. Saya punya renda air warna putih (yang paling cocok). Setelah saya padukan, ternyata mati...tidak terlihat. Ya sudah, saya membuat renda alternatif dari kain flanel polos biru (sesuai dengan warna motif dot-nya). Kain flanel polos orange-nya tidak jadi saya pakai, karena setelah di coba...kurang sip kombinasinya. Potong 2 lembar kain flanel, panjang sesuai badan cover, lebar 3 cm. Saya gunting gelombang di salah satu sisinya.

Lem bagian sisi lubang tisu pada badan cover. Tempelkan "renda flanel"
3. Seperti ini hasilnya...


4. Balik kain flanelnya... Sehingga tampak bagian dalam cover.

Usahakan, lebar antara lipatan kanan dan kiri sama ya... Kalau perlu di ukur menggunakan penggaris, supaya sama.

5. Kita akan menjahit salah satu sisi lebar badan cover. Saya jahit menggunakan tusuk tikam jejak. Supaya jahitannya lurus, saya menggunakan garis bantu tipis-tipis.

Hasil jadi...
6.
Balik lagi... Sehingga tampak bagian luar cover.

7. Hasil sementara seperti ini....

Salah satu sisi lebarnya tidak di jahit...

8.Untuk hiasannya, saya membuat pita flanel... potong kain flanel dengan ukuran 15 cm x 3 cm. Saya rasa foto-fotonya cukup jelas... ^^





9. Ambil badan cover, beri tanda pada jarak 9 cm dari masing-masing ujung atas dan bawah. Jahit/satukan kedua sisi lubang...

10. Seperti ini hasilnya...


11. Lem pita-pita yang kita buat tadi pada bagian jahitan...



12. Nah... pada salah satu sisi lebar badan cover kan masih terbuka (tidak di jahit). Itu nanti untuk "pintu masuk" tissue-nya. Tapi tetap harus di beri sesuatu yang bisa direkatkan, supaya bisa menutup rapi kalau di dalamnya ada box tissue-nya. Apaa yaa..?? Tadinya mau saya beri kancing jepret. Tapi jahitnyanya nanti tembus ke luar...kelihatan benangnya. Lalu, saya memakai velcro atau perekat.

Lem memakai lem uhu, sudah sangat kuat. Asal nge-lem nya merata. Sisi halus di bagian atas, yang kasar di bagian bawah.


13.Bagian favorit....mencoba hasil akhir...

Yeeeyyy.... done!
Tapi setelah saya coba memasukkan tissue box, yang pakai kardus...tidak muat. Ehee.. Yo wes, yang penting muat untuk yang ini. Jadi, sebelum membuat..silakan ukur lagi ya.. :)

Tissue cover ini bisa juga dijadikan souvenir lhoo... Cara membuatnya mudah, bahannya juga mudah... Tunggu apalagi?! ^^


Suka yang mana?? ^^

Selamat mencoba... $)

NB : Oh iya... karena masalah sinyal, nupinupi akan mengganti nomor HP. Kami akan mensosialisasikannya dalam waktu 1 bulan, mengingat sudah banyak kartu nama, paket belajar, dan nota yang tersebar..mencantumkan nomor HP lama. Nomor HP lama 089 6369 0 6864 akan di ganti dengan 082 322 800 111 (sudah aktif). Save ya... ^^ Tapi nomor tersebut bukan untuk order lho yaa. Untuk informasi saja atau konfirmasi pembayaran. Order hanya lewat inbox FB/Pages Paket Belajar Flanel atau email. Terimakasih



Salam, 

 

nupi-nupi Copyright © 2012 Design by cutelittleowl.com