Senin, 14 Mei 2018

Tagihan Telepon Telkom Membengkak? Gunakan 5 Tips Berikut untuk Mencegahnya!

Posted by Nupinupi at 05.29
Reactions: 
1 comments Links to this post
TELEPON KABEL
Telepon rumah atau telepon kabel kini sudah tidak lagi dilirik banyak orang. Hanya difungsikan oleh perusahaan untuk masalah bisnis. Sementara rumah-rumah, hanya satu dua saja yang masih menggunakan. Umumnya terkait dengan pemasangan saluran TV kabel atau langganan paket saluran televisi tertentu.
Di Indonesia, penanganan telepon rumah berada di bawah PT Telekomunikasi Indonesia atau biasa disebut Telkom Indonesia. Perusahaan milik pemerintah ini sudah berdiri selama lebih dari satu abad. Menangani mulai dari pemasangan, pemeliharaan ketika ada masalah, sampai pada pembayaran tagihan.
Mengenai tagihan, jika dulu pembayaran dapat dilakukan dengan mendatangi kantor Telkom secara langsung, sekarang Anda sudah bisa membayar di rumah. Hanya dengan satu klik pada aplikasi Traveloka, maka pembayaran dapat dilakukan. Mengenai caranya, Anda bisa membaca petunjuk di Traveloka atau langsung klik link ini https://www.traveloka.com/bill-payment/telkom.
TIPS TAGIHAN AGAR TIDAK MEMBENGKAK
Setiap bulan, besaran tagihan akan berbeda-beda, tergantung intensitas pemakaian dan saluran mana yang dituju. Jika tidak dikontrol, tagihan di akhir bulan akan membengkak, melebihi bujet. Untuk dapat mengatasi hal tersebut, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut.
1.      Tentukan Bujet Telepon

Telkom - pixabay.com

Sebelum memutuskan untuk melakukan pemasangan telepon rumah, sebaiknya Anda sudah mencari tahu terlebih dahulu mengenai biaya abonemen panggilan, yaitu biaya minimal tagihan yang dikenakan setiap bulan baik telepon itu dipakai atau tidak. Dengan mengetahui standar tarif abonemen, Anda dapat memberi batasan anggaran yang harus dikeluarkan untuk pembiayaan tagihan telepon rumah. 
Semisal, tarif terbaru pada tahun 2017 akhir untuk abonemen telepon rumah berkisar antara Rp30.000,00 sampai dengan Rp60.000,00. Maka, dalam hal ini Anda dapat menganggarkan bujet maksimal untuk penggunaan telepon kabel adalah sebesar Rp100.000,00. Jika di akhir ketika pembayaran ternyata tagihan membengkak, Anda harus mengecek riwayat panggilan.
Dari log panggilan tersebutlah Anda bisa menghitung kembali kira-kira berapa biaya yang berlebih dan kemungkinan akan terjadi di bulan-bulan berikutnya. Rencana anggaran pun dapat diubah dan disesuaikan dengan maksimal bujet terbaru jika dalam log tersebut memang ditemukan nomor-nomor penting yang akan selalu berhubungan setiap bulannya. Namun, jika ternyata panggilan keluar yang dilakukan hanya sebatas obrolan saling sapa—yang bisa dilakukan melalui chat—Anda dapat mengurangi intensitas panggilan tersebut. Hal ini bertujuan agar tagihan tidak terlalu membengkak.
2.      Memakai Sesuai Kebutuhan

Telkom - pixabay.com

Meskipun pemakaian telepon kabel itu tidak terasa biayanya di awal, namun bukan berarti Anda dapat menggunakannya secara bebas seperti menghubungi banyak orang hanya untuk hal-hal sepele, bahkan tidak terlalu jelas maksudnya. Ketika tagihan mulai dirasa membengkak terlalu besar lantaran hal tersebut, Anda dapat mengatur panggilan mana saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Saat di rumah, Anda dapat membuat peraturan. Penggunaan telepon rumah hanya untuk kepentingan bersama atau hal-hal mendesak. Jika memang diharuskan adanya panggilan ke luar negeri, dapat diatasi dengan memanfaatkan jam-jam pagi ketika orang belum sibuk. Pasalnya, pada pukul 00.00 - 06.00, biayanya lebih murah dibandingkan saat jam-jam kerja. Terkadang pihak Telkom juga memberikan bonus pada jam-jam off hours seperti itu.
3.      Menggunakan Sistem PABX untuk Area Kantor
Telkom - pixabay.com

Bagi sebuah perusahaan, menggunakan telepon kantor dapat menambah pengeluaran. Pasalnya, panggilan akan sering terjadi, terlebih jika itu merupakan perusahaan besar. Maka, untuk mengatasinya Anda dapat memasang sistem
PABX (Private Automatic Branch eXchange). Mudahnya, PABX merupakan sistem switchboard yang biasa dipakai pada sistem internal kantor.
Pada sistem PABX, terdapat banyak sambungan yang dapat menghubungkan pada bagian internal kantor sehingga Anda tidak memerlukan banyak nomor untuk setiap divisi dalam perusahaan. Biasanya, untuk melakukan sambungan internal, dibutuhkan sebuah nomor ekstensi. Nomor inilah yang nantinya akan diarahkan ke divisi tujuan. Jadi, satu nomor perusahaan dapat dipakai untuk seluruh karyawan dalam kantor.
Contoh sederhananya, perusahaan Anda memiliki 5 divisi yang berbeda ruangan. Maka untuk dapat berkomunikasi dan menghemat biaya tagihan telepon, Anda menggunakan sebuah ekstensi setiap kali melakukan panggilan. Ekstensi tersebut dapat diatur pada sistem PABX. 
4.      Memasang Pembatas Waktu
Telkom - pixabay.com

Sering kali ketika melakukan panggilan—baik pada sahabat atau keluarga—, Anda lupa waktu jika sudah menemukan topik menarik. Di saat seperti itu, tanpa terasa tarif terus berjalan setiap menitnya. Kemudian pada saat pembayaran, Anda menerima tagihan yang membengkak terlalu banyak.
Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat memasang pembatas waktu panggilan. Semisal, pada sistem diatur maksimal panggilan adalah 15 menit, setelahnya akan memutus sendiri. Dengan begitu, biaya dapat dikontrol sehingga beban tagihan tidak terlalu besar.
5.      Periksa Tagihan Secara Berkala
Telkom - pixabay.com

Anda pun dapat melakukan pemeriksaan secara berkala sebelum tagihan diterima secara total pada akhir bulan. Hal ini agar memudahkan Anda untuk mengontrol biaya-biaya yang sudah dikeluarkan setiap kali panggilan dilakukan.
Terdengar remeh dan sepele memang. Namun, ini dapat bermanfaat jika secara mendadak pihak operator memberikan biaya tambahan tanpa pemberitahuan. Anda dapat mengetahuinya lebih cepat dan melakukan komplain pada pihak operator saat itu juga sebelum tagihan semakin bertambah banyak.
6.      Memberikan Password
Telkom - pixabay.com

Tidak jarang anak-anak suka memainkan telepon rumah bersama teman. Hal ini dapat berakibat pada tagihan yang bertambah. Jika tidak dikendalikan, setiap bulan biayanya akan semakin besar.
Untuk mencegah hal itu terjadi, Anda dapat memasang password pengaman. Hanya orang dewasa yang mengetahuinya sebagai tanda jika telepon tersebut hanya dipakai untuk kepentingan mendesak atau berhubungan dengan sesuatu yang penting. Bukan untuk main-main.
Keenam tips tersebut dapat membantu Anda mengontrol tagihan telkom agar tidak terlalu membengkak setiap bulannya. Mengenai pembayaran, kini bisa dilakukan melalui aplikasi Traveloka yang dapat diunduh di playstore. Tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor operator. Cukup satu klik, maka tagihan sudah terbayar. 

Selasa, 30 Agustus 2016

EASY & CUTE BOOKMARK FROM PAPERCLIPS

Posted by Nupinupi at 07.00
Reactions: 
24 comments Links to this post

paperclips bookmark diy kreasinupi nupinupi paketbelajarflanel

-- Meskipun tidak ada yang merindukan saya, ternyata...saya sendirilah yang merindukan blog saya kembali hidup dan penuh pelampiasan ide kreasi --

Assalamu'alaikum..

Sebelumnya, saya minta maaf kepada teman-teman pembaca blog nupinupi. Selama vakum beberapa bulan ini, banyak sekali komentar/pertanyaan masuk, tapi tidak saya respon. Memang selama saya vakum nge-blog, saya sama sekali tidak membuka dasbor blog/email. Pertanyaan terbanyak adalah mengenai ketersediaan trimmer/alat pemotong dan pelipat kertas. Alat tersebut sampai sekarang belum direstok oleh suplier. Jadi kami juga belum bisa menyediakan. Mohon dimaklumi =)

Sudah siap menghasilkan sesuatu hari ini?? Belum ada ide? Baiklaaah... Mulai dengan yang mudah dan murah di tutorial pemanasan kali ini ^^v

Insyaallah semua sudah pernah melihat paperclip/penjepit kertas. Harganya pun murah.
Sebagai penyuka buku (suka beli buku, tapi ngga di baca), saya sering memakainya sebagai penanda halaman terakhir yang sudah saya baca. Karena, kalau kertasnya di lipat, eman banget maaak... Paperclip polosan aja udah bisa jadi penanda halaman/pembatas buku...apalagi kalo di hias. Bisa jadiii...barang dagangan! Bener kan?!
Lihat saja keunyuan-nya, bisa jadi souvenir juga lhooo... Menghasilkan uang itu gampang ternyata...

Alat dan bahan mudah banget di dapatkan.




 Cara membuat?



 Tempelkan kancing/aplikasi/parel/pita di salah satu ujung paperclip, beri lem lilin di bagian belakang. Diamkan sebentar..
Selesai.

Sudah? 
Sudah doong... Kurang menantang ya? Hehehehe. Coba saja duluuu... Lumayan, dibagikan ke teman-teman sekantor atau ponakan..siapa tau ada yang order untuk souvenir. ^^









Oh iya, kami masih SALE bahan-bahan craft. Sila kunjungi Facebook/Fanpage Paket Belajar Flanel atau LINE ke 082 322 800 111. Terimakasih sudah meluangkan waktu mengunjungi blog nupinupi (=



Salam,

Selasa, 23 Februari 2016

PAPERCLIPS BRACELET - GELANG KUPUKUPU DARI PAPERCLIP

Posted by Nupinupi at 20.18
Reactions: 
5 comments Links to this post


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Inginnya sih setiap minggu posting sesuatu, tapi apa daya, adaaa aja acara, hehehehe… Maklum, ibuk ibuk..
Oh iya, sudah tahu belum…Nupinupi mengadakan BIN END SALE. Sale terakhir, menghabiskan semua stok bahan dan alat. Insyaallah ke depan kami tidak menjual alat dan bahan kerajinan lagi. Kecuali Paket Belajar Flanel. Kenapa? Ada apa?
Pasti itu pertanyaan yang muncul. Saya masih tetap nge-craft kok. Membuat tutorial juga Insyaallah jalan terus. Hanya tidak menjual alat dan bahan lagi. Barang jualannya ganti… Saya beralih ke bisnis fashion. Saya hobi nge-craft, tapi juga senang dengan fashion, terutama gamis. Setelah memikirkannya selama setahun terakhir ini, akhirnya saya memutuskan untuk mulai berbisnis pakaian, yang bagi saya masih cukup gelap. Harus belajar lagi dari nol… Karena, meskipun saya sudah hampir 7 tahun menjadi pedagang online, tapi karakteristik pelanggan dan barang beda jauh (ternyata). Motret-motret untuk katalog juga lebih enak gantungan kunci, benang, kancing dkk. Motret baju…duuh, extra effort. Pencahayaan harus pas, supaya warna asli yang keluar. Model dan motif juga harus jelas, dan tidak semua tampak bagus di patung manekin, kadang harus dipakai supaya terlihat lebih jelas modelnya. Tapi ada bagian favorit saya, yaitu blusukan ke pasar…hunting gamis-gamis yang sesuai standar jual saya. Sekarang juga jadi lebih mengenal jenis-jenis kain pakaian.

Yang pasti, saya sangat berterimakasih kepada “craft”. Dari craft, saya bisa menikmati penghasilan puluhan juta/bulan. Hanya dari modal recehan dan ketekunan… Tidak mudah, sangat tidak mudah memulainya. Ada masa-masa, saya sampai mual karena benar-benar capek, harus menghandle semuanya sendiri dan tidur jam 2 pagi setiap hari. Di cap tetangga tidur melulu karena tidak pernah keluar rumah untuk sekedar ikut ngrumpi bersama ibu-ibu komplek di sore hari. Saya ngakak dalam hati, setelah 2 tahun kemudian mereka baru tahu kalau saya punya “toko” di dalam rumah. Sampai datang rame-rame dan melihat-lihat ke dalam rumah. Setelah itu mereka sudah tidak pernah komentar lagi. Hehehehehe. Ooh..ngelantur ya.. Maaf, sedang asyik mengenang masalalu, hahahahahaha.

Back to BIN END SALE, jangan sampai kehabisan barang dan alat kami, karena :
  • Harga super murah, beli ecer dengan harga grosir. Istilah kekiniannya --- discount all item (Kecuali Paket Belajar Flanel).
  • Mungkin di OS lain tidak menjual bahan/alat tersebut, kalau habis…bingung kan mau beli di mana.
  • Mungkin OS lain menjual bahan/alat serupa, tapi harganya lebih mahal (harga normal). Sedangkan kami memangkas semua harga bahan dan alat kerajinan.
  • Promo ini tidak berbatas waktu. Batasannya kalau semua bahan dan alat habis terjual. Otomatis promo kami tutup. Jadi, bisa sewaktu-waktu kami tutup.. Jangan sampai menyesal ^^

Nah…silakan meluncur ke Fanpage Paket Belajar Flanel. Borong semua stok bahan dan alat kami…mumpung lho buk ibuk… Kapan lagi? ^^

Okeee… Promosinya disudahi. Lanjut ke postingan inti. Tutorial membuat gelang kupukupu dari penjepit kertas atau paperclip. Ini bahan dan alat yang diperlukan :





Cara membuat :
1. Luruskan paperclips menjadi sepotong kawat.
2. Gunakan tang penjepit untuk menghaluskan bekas lekukan.


J   3. Jepit di bagian tengah kawat menggunakan tang pelintir.
4   4. Tekuk.
5. Buat bulatan kecil.
6. Hasilnya seperti foto.


7. Zoom foto no.6
8. Satukan kedua kaki kawat hingga sejajar.



9. Jepit bagian leher bulatan kecil menggunakan tang pelintir. Jepit tepat di pangkal tang. Sehingga bulatan yang terbentuk lebih besar diameternya.



16. Ratakan/rapikan bentuknya menggunakan tang penjepit
17.Ulangi langkah no. 9. Bedanya, jepit memakai ujung tang. Sehingga bulatan yang terbentuk lebih kecil diameternya.



22. Jepit kedua kaki kawat yang tersisa. Lalu tekuk sehingga menjadi lengkungan. Lengkungan ini nanti akan menjadi pengait antara kupukupu yang satu dengan yang lain.

26. Siapkan tang potong.
27. Potong pendek kaki-kaki lengkungan. Memotongnya satu-satu, karena cukup keras kawatnya.




30. Buat beberapa, sesuai diameter lengan. Kaitkan satu persatu, lalu matikan lengkungan tersebut menggunakan tang jepit agar tidak bisa lepas lagi.
31. Siapkan rantai, pasang ring (jump ring) di salah satu ujungnya. Panjang rantai sesuai selera ya..
32. Kaitkan ujung rantai yang ada ringnya di salah satu ujung kupukupu..
33. Sementara di ujung kupukupu satunya, pasang ring dan kait udang.



Selesai… Hasilnya cantik kan?! Siapa yang menyangka itu dari paperclips?! ^^
Beberapa nomor tidak saya beri penjelasan, karena saya bingung kata-katanya. Tapi semoga fotonya cukup jelas :P

Sudah mencoba tapi tidak bisa sekali jadi?? Tenaaang… Ini produk gagal saya. 


Di foto terlihat normal-normal saja. Padahal.. Secara nyata bentuknya mengerikan.. Jadi, memang harus mencoba berulangkali sampai bisa membuat kupukupu mungil yang halus sempurna. Modal paperclips sekotak doang ini, 3.000 perak… Tak masalah bukan?!

Selamat kapalan jari tangannya mencoba ^^v



Salam, 

Selasa, 22 Desember 2015

LIBURAN KEKINIAN

Posted by Nupinupi at 08.35
Reactions: 
10 comments Links to this post
Assalamu'alaikum Bunda dan calon Bunda…




Libur tlah tiba… Anak-anak bergembira, karena bisa main sepuasnya tanpa “diganggu” PR atau belajar untuk ulangan besok. Orang tua biasanya ikut santai, karena juga libur membantu mengerjakan PR atau belajar bersama  anak-anak. Betul begitu? ^^

Kegiatan apa yang biasanya dilakukan anak-anak pada saat liburan di rumah? Nonton tv, baca majalah/komik (Masih nge-tren ngga sih budaya membaca buku saat ini?), main gadget, main game online di warnet, main ke rumah teman (yang punya game lebih seru)… Semuanya membutuhkan biaya ya. Minimal biaya pulsa lah… ^^ Ada tidak, kegiatan pengisi liburan yang membutuhkan sedikit biaya…tapi menghasilkan banyak uang? Ada doong…

Liburan kekinian ala Nupinupi itu membuat sesuatu dan menjualnya. Jadi, liburan asik, dapat uang pula. “Aduh, gengsi dong…masak anak saya harus susah-susah jualan. Nanti dikira saya sebagai ortu ngga mampu kasih uang saku.” Hellawww….buk ibuk, tolong ya…gaul dikit. Sekarang era-nya MEA. Kalo anak-anak ngga diajarin kreatif dan produktif, bisa ngga survive ketika dia dewasa nanti. Modal pinter doang, ngga jamin bisa menghadapi era tersebut. Apa itu MEA? Silakan googling ^^ *Malah orasi parenting..

Oke..oke.. Langsung ke inti masalah. Ini..saya punya barang yang tidak penting. Benar-benar tidak penting. Tapi, tahukah bunda, barang ini kalau sudah masuk toko-toko pernak-pernik semacam Stroberi, Naughty, Yayang-Cindy.. Harganya jadi woow.. Fantastis! Saya katakan fantastis karena modalnya cuma receh, tapi harga jualnya sampai puluhan ribu. Dan saya yakin, anak-anak kalau diajari bisa (pake banget) membuatnya.

PAREL..

Parel ini...amit-amit deh. Udah murah, modelnya macem-macem, warna-warni, unyu-unyu pula… Saya sampai kebanyakan ide kalau sedang main-main dengan parel.. Ngga habis pikir pokoknya.. Ibaratnya, sampai melambaikan tangan ke arah kamera, menyerah! Saking banyaknya ide…


Ini beberapa ide saya…

1. Anting-anting/Earrings

Membuatnya sangat mudah. Hanya butuh kait anting, ring dan parel. Tinggal disatukan dengan ring, selesai... Ini, kalau di jual di toko pernak-pernik, harganya Rp.15.000-an. Modalnya berapa? Beli kait anting di Paket Belajar Flanel, Rp. 3.000/lusin. Parel sebungkus Rp. 5.000. Isinya (anggap saja) 20 biji. Silakan hitung keuntungannya ^^

Anting/earrings
 2. Gantungan HP/Tas

Bahannya tali HP, tali/benang tebal, ring, dan parel. Semua bahan bisa di dapat di Paket Belajar Flanel. Cara membuatnya? Hanya di rangkai dengan benang. Saya menggunakan benang rajut, yang agak tebal. Kalau tidak ada benang rajut, silakan pakai benang wol atau tali apa sajalah. Yang penting kuat/tidak mudah putus. Ujungnya saya beri tasel. Taselnya buat sendiri. 
Gantungan HP/tas





Cara membuat tasel :







3. Peniti hias/Pin brooch

Ini...hadeehh. Parah banget gampangnya. Cuma butuh peniti bahan, parel dan lem tembak. Dan sebiji, harganya Rp. 2.000. Coba kalau ananda buat di rumah, lalu di jual ke teman-temannya seribuan aja...untungnya sudah lumayan. Padahal di warung di jual Rp. 2.000. aja laku.. Gemes ngga sih?! Ini lucu banget lho.. Ngga cuma hijabers aja yang tertarik beli, anak-anak sekolah juga pasti suka-lah. Buat pin kerudung kalau pengajian TPA atau pin di baju, tas, dll ^^


Peniti hias/pin brooch




Di lem langsung ke penitinya atau dilapisi flanel...it's ok! Silakan berekplorasi ^^








4. Gelang/Bracelet

Ini juga lumayan mahal kalau beli di toko pernak-pernik. Rp.20.000/pc. Bahannya hanya parel, senar elastis, dan imajinasi... ^^


Gelang/bracelet





Dipake mbak2 hijaber juga lucu kan?! ^^

5. Karet rambut/Hair ties

Bahan : Tali elastis, parel dan kepercayaan-diri. 
Tali elastis cukup dimasukkan ke lubang-lubang parel dan diikat. Sudah.. Gampang kan?

Karet rambut/hair ties
Parel dan tali elastis 

Bagaimana buk ibuk...mudah syekali bukan? Jangan cuma di bookmark atau dikumpulkan idenya tanpa tindak lanjut ya... Segera! Beli parelnya dan buat kreasi-kreasinya ^^ Keburu liburannya habis lhooo.. Atau, keburu keduluan tetangga sebelah jualan kreasi parelnya... Betapa nyeseknya melihat tetangga jualannya laris, padahal kita sebenarnya mau jualan...cumaaa..ngga mulai-mulai ^^

Jadi... Mana ide kamu??



Salam,



 

nupi-nupi Copyright © 2012 Design by cutelittleowl.com